Selasa, 29 Oktober 2013

Selalu Dirimu

Ibu... maafku atas nama cinta
yang tak mampu terurai dalam kata
namun selalu mengembunkan air mata

Ibu... senyumku atas nama rindu
yang tak tentu waktu
namun selalu lekat dalam ingatanku

Ibu... sedihku atas nama duka
dari hidup yang tak sebening kaca
meski retak pun tak mengapa

Ibu... pergiku atas nama dusta
memaksa hati berpaling darimu
mengukir mimpi yang tak tentu

Ibu... ceritaku adalah bagian hidupmu
diterima meski menyesakkan dada
didekap penuh cinta

Namun, jika kau tiada...
aku luka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar