Ibu... maafku atas nama cinta
yang tak mampu terurai dalam kata
namun selalu mengembunkan air mata
Ibu... senyumku atas nama rindu
yang tak tentu waktu
namun selalu lekat dalam ingatanku
Ibu... sedihku atas nama duka
dari hidup yang tak sebening kaca
meski retak pun tak mengapa
Ibu... pergiku atas nama dusta
memaksa hati berpaling darimu
mengukir mimpi yang tak tentu
Ibu... ceritaku adalah bagian hidupmu
diterima meski menyesakkan dada
didekap penuh cinta
Namun, jika kau tiada...
aku luka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar