Sabtu, 19 Oktober 2013

Make a Wish

Bismilahirrahmanirrahim...

Teruntuk calon imamku nanti:
Apakah kau mencintai Allah dan Rasulullah?
Apa bukti kecintaanmu?
Jika ilmu kita baru seujung kuku, dan pernikahan ini bernilai ibadah bagiku dan dirimu
Maukah engkau belajar bersamaku?
Bisa jadi engkau guru dan aku sang penerima ilmu
Atau sebaliknya, aku gurumu dan engkau sang penerima ilmu
Menurutku dua-duanya bukan hal yang tercela
Asalkan kita saling memahami kedudukan diri yang telah ditetapkan Ilahi.
Bukankah kita harus saling berlomba-lomba
Dalam menuntut ilmu dan menyampaikannya
Lalu bersama-sama mewujudkannya dalam amalan nyata.
Itulah kebahagiaan sejati yang kucari
Karena cinta kita dibawah naungan Ilahi
KeridhoanNya adalah hal utama yang dinanti

Jika kita berumah tangga nanti
Maukah kau membimbingku untuk berbakti?
Saling mengingatkan dalam ketaatan
Meski melalui doa yang hanya terucap dalam hati

Bagaimana rumah tangga yang ingin engkau bina nanti?
Jika kau tanya inginku, aku ingin di dalamnya ada saling mengerti dan menghormati
Ada cinta, canda tawa dan senyum dari guyonan sederhana
Dan yang paling utama, ada sunnah-sunnah Rasulullah yang mulia
Yang kita amalkan dengan cinta sebagai kompas kebahagiaan kita
Meskipun kebahagiaan kita tak kan selalu sempurna
Karena akan ada kesulitan hidup yang mencipta duka, air mata, kecewa
Dan egoisme saat emosi merajai jiwa
Asalkan jangan disertai cemburu buta :p
Mari kita persiapkan semua dengan doa dan ilmu yang berguna
Agar Allah selalu melapangkan dada kita
Dan memudahkan segala urusan kita
Sehingga kita tegar berdiri di antara ombak prahara dunia
Untuk menjemput kebahagiaan kekal di akhirat sana.

Harapan ku bukanlah hal yang mudah, aku tahu
karena kebersamaan ini adalah perjuangan panjang
Saling memahami adalah pembelajaran seumur hidup
Bagi dirimu dan  diriku
Tapi jangan takut, bukankah Allah sudah menjaminkan kita
Bahwa siapa yang memelihara hukum-hukumNya maka Allah yang akan melindunginya
Dan Allah lah sebaik-baik penjaga.

Pintaku sungguh berat bukan?
Aku tidak meminta dunia dan seluruh isinya :)
Cukup sesuai kebutuhan kita saja
Lalu hiduplah dengan sederhana
Jika pun ada, bisa kita bagi untuk sesama, berbagi cinta

Bisakah inginku menjadi inginmu juga?
Lalu bersama menjadi cita-cita kita
Penuh kerja keras untuk menggapainya
Berat memang, dan sungguh sulit
Tapi setiap kali kita berbelok dari kebenaran
Atau terlarut dalam kemarahan dan pertengkaran
Sudikah kita menahan diri sejenak
Melihat kembali 
Agar kau dan aku tahu..
Dari sini cinta kita bermula.

#repeat again, please! :)

8:05 pm
Sejuk udara selepas hujan, membuka catatan yang tersimpan
Membuka harapan
Semoga Allah perkenankan...Aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar