Aku malu bertemu pandangan yang tak boleh ku lihat
seharusnya panah syetan itu kupatahkan
namun seberapa sering kuturutkan
menjadi kebiasaan
sehingga nafsu membenarkan
Tundukan pandanganmu, jaga hatimu...
1001 insan beriman tahu itu
namun sesak nafsu membujuk rayu
sekilas saja tak apa..
toh tak kan jadi
candu
Kebohongan besar itu...
Kebohongan besar itu...
aku tahu, kamu juga tahu, mereka semua
tahu
hanya saja kita sering berpura-pura
tidak tahu
alpa “menampar” hati bahwa Allah
tahu yang tersembunyi
berpura- pura tak perduli berharap bisa
memperbaiki diri nanti
Jangan tunda lagi, wahai diri...
Jangan tunda lagi, wahai diri...
tidakkah kau merasa malu pada Tuhanmu
terjaga segala keburukanmu
ditutupiNya aib-aibmu
dianugerahkanNya kau rasa malu
untuk menjaga Izzah mu
tapi... kau langkahi itu
Allahu Akbar.. Subhanallah
Allahu Akbar.. Subhanallah
Allah mengetahui kadarmu maka mengujimu
sesederhana itu pun kau tak mampu?
tidakkah ingin “naik kelas” Imanmu?
jangan sampai berpanas peluh mengeluh
nasib
saat niat perbaikan terlindas waktu
yang sempit
tak sempat lagi...
sehingga menyesal pun sudah tak
berarti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar