# Jika tersenyum itu mudah
Kenapa cinta sering membuat patah?
=================================================================================
# Jika Iman itu hidayah
kenapa taat hanya sering di lisan saja?
=================================================================================
# Selalu, mari cek hati kita setiap hari
Apa kabar hati?
Masihkah ia sebening semula?
Menjadi tempat yang layak untuk bercermin.
Mungkinkah riya dan sum'ah sudah bernanah?
Ataukah sombong, ujub, takabur sudah merajalela?
Amalan yang "terasa" banyak itu jangan jadi tak bernilai apa-apa
Jangan pula sampai terlempar di muka kita
Sehingga segala keletihan ibadah menjadi sia-sia
Hamba yang soleh selalu teruji bisikan syetan
yang tak pernah lalai menyusupkan keburukan
Nyaris tak terasa sehingga terabaikan
Riya itu: "Seperti semut hitam di atas batu hitam di malam yang kelam".
Ketika hati berbelok pada ketidaklurusan
Mari kita kembali kepada ketentuan
Beramalah dengan ikhlas dan cara yang benar
Ikhlas itu karena Allah saja, bukan mengharap kedudukan di hati manusia
Benar itu sesuai tuntunan Rasulullah
Jangan ditambah lagi yang sudah jelas sempurnanya
Jangan membuat aturan sendiri karena jelas tidak diterima
Menjalani yang ada saja belum terkerjakan semua
Apalagi hendak ditambah dengan yang mengada-ada
Sebelum mengajak, periksa dan bersihkan hati
Sebelum menolak, pelajari dan cari kebenarannya
Sebelum menerima, pahami asal-usul ilmunya
Jika salah diperbaiki, benar diikuti, berbeda ditoleransi
=================================================================================
Iman <==> Ikhlas <==> Ibadah
Muslim <==> Islam <==> Rahmatan lil'alamin
===============================================================
# berpikir, berpikir, berpikir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar