Bismilahirrahmanirrahim...
Saya suka menulis, entah sejak kapan saya lupa. Awal mulanya hanya pelampiasan perasaan untuk mengungkapkan hal-hal yang sulit untuk dikatakan karena dulu saya termasuk orang yang sulit mengkomunikasikan keinginan aka pendiam :P.
Semakin lama saya bisa merasakan nikmatnya menulis, sebagai pelepas kebosanan dan terkadang saat jenuh melanda saya membaca kembali tulisan lama sehingga bisa menciptakan suasana berbeda. Membaca kembali apa yang sudah ditulis mengingatkan diri akan "rasa" saat menuliskannya, saat bahagia, sedih, atau bersemangat. Hal itu seperti membuka lembaran kenangan rasa. :)
Saya tidak punya gaya penulisan tertentu, tergantung mood saja, dan lagi saya tidak pernah belajar sistematika penulisan yang baik, saya otodidaker :P. Saya juga belum menemukan style baku sebagai trend made saya sendiri :). Tapi yang saya pahami dari diri adalah bahwa saya termasuk tipe bunglon, artinya saya mampu mengcopas gaya penulisan seseorang jika menurut saya menarik dan mampu memunculkan mood/ide. Saya tidak punya/belum menemukan kelebihan istimewa dalam diri saya kecuali yang sudah saya ketahui: I'm a copas style. :)
Terkadang ide tulisan bisa muncul begitu saja, tanpa diduga bisa tercetus ide-ide untuk menulis saat bekerja, menyapu, mencuci, bahkan di kamar mandi :P. Sungguh menakjubkannya otak manusia, tak pernah berhenti untuk berfikir. Jadi menulis bagi saya adalah bahasa hati, tidak bisa dipaksakan meski sudah direncanakan. Seperti rencana saya di bulan Desember ini bahwa saya akan memecahkan rekor saya sendiri dengan mencipta 1 tulisan setiap hari. kenyataannya saya hanya berhasil sebanyak ini dan it's a long journey from the master plan :P. Seperti yang sudah saya bilang, mood tak bisa dipaksakan.
Menulis bagi saya adalah hobi. Hingga kini belum terpikir untuk menjadikan hobi ini sebagai karir, di samping faktor minusnya derajat kepe-dean saya, minus kualitas tulisan dan pengalaman, saya juga tidak mau menjadikan hobi saya ini menjadi tekanan karena harus mengejar deadline. (halah gayanya..) :D
Seriously, faktor utama dan terpenting kenapa menulis masih menjadi hobi adalah: pertanggungjawaban saya atas apa yang saya tulis. Bukan dihadapan manusia saja; karena pro dan kontra itu adalah keadaan yang tak terbantahkan adanya. Tapi pertanggungjawaban tertinggi itu pada Allah subhana wa ta'ala, karena saya sadar betul masih sedikit sekali tulisan saya yang bisa memberi manfaat, saya khawatir tulisan saya lebih menonjolkan mudharat dibandingkan manfaat, ditambah lagi, bagi saya tulisan adalah lisan kedua. Berapa banyak tulisan yang mampu menyeret opini dan pemikiran orang pada apa yang diinginkan oleh si penulis/golongan tertentu -bagus jika memahami tulisan yang bermanfaat dan memiliki tanggung jawab moral- namun akan jadi bencana jika tulisan itu bertolak belakang dari kebenaran.
Itulah hebatnya Islam, menisbahkan segala perbuatan pada "senang-tidak"nya Allah subhana wa ta'ala atas setiap tindakan kita, karena tanpa itu kita akan kehilangan arah dan tersesat pada pemikiran manusia yang terus berkembang, tentu akan membunuh "kepribadian" kita jika tanpa filter.
Back to me, I like writing so I'll keep move on, saya tidak ingin pesimis dan akan terus menulis, paling tidak jika saya sudah tiada akan ada kenangan yang bisa saya tinggalkan bagi keluarga dan teman-teman. Saya memiliki harapan semoga kelak ada yang terinspirasi dengan apa yang saya tulis, bukan apa-apa, saya berharap tulisan saya mampu menjadi amal jariyah kelak meski hanya dengan satu kalimat yang dinilai baik dan manfaat.
InsyaAllah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar