Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kiyai.
Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.
Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.
1. Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2. Apakah yang dinamakan takdir
3. Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?
Kiyai : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.
Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Kiyai : Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada?
Kiyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!
Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama...kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Pemuda : Tidak.
Pemuda : Tidak.
Pemuda : Kulit.
Pemuda : Kulit.
Pemuda : Sakit.
dan sesungguhnya apabila matinya seorang anak Adam itu hanya tiga perkara yang akan dibawanya bersama, yaitu sedekah/amal jariahnya, doa anak-anak yang sholeh, dan ilmu yang bermanfaat yang disampaikannya kepada orang lain" (HR. Ibnu Majah)"
http://rajuhilmansyah.blogspot.com/2012/06/1-tamparan-untuk-3-pertanyaan.html





