“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu seluruh kebaikan, yang disegerakan
(di dunia) maupun yang diakhirkan (di akhirat), yang saya ketahui maupun
yang tidak saya ketahui.
Dan aku berlindung kepada-Mu dari seluruh keburukan, yang disegerakan
(di dunia) maupun yang diakhirkan (di akhirat), yang saya ketahui
maupun yang tidak saya ketahui.
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dari kebaikan-kebaikan yang pernah
dimintakan oleh hamba-Mu dan nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa
salam kepada-Mu.
Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan-keburukan yang hamba-Mu
dan nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam berlindung kepada-Mu
darinya.
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu surga dan segala hal yang mendekatkan kepadanya, baik berupa ucapan maupun perbuatan.
Dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan segala hal yang mendekatkan kepadanya, baik berupa ucapan maupun perbuatan.
Dan aku memohon kepada-Mu agar menjadikan setiap ketetapan (takdir) yang Engkau tetapkan untukku sebagai (takdir) kebaikan.”
(HR.
Ahmad no. 25019, Ibnu Majah no. 3846, Ibnu Abi Syaibah no. 29345, Ibnu
Hibban no. 869, Abu Ya’la no. 4473 dan Ath-Thahawi dalam Syarh Musykil
Al-Atsar no. 6026. Hadits shahih)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar