Azan sudah sudah berkumandang sejak tadi tapi rasanya masih tertinggal di hati.
Rasa yang menyejukkan dan menentramkan, membebaskan diri dari keruwetan dunia, sejenak men'charge' lagi jiwa yang sudah kehilangan dayanya karena urusan dunia yang tak pernah ada habisnya. Menyemangati jiwa-jiwa yang lelah dalam pengharapan.
Kalau mengingat ini, segala sesuatu yang berkaitan dengan iman memang hal yang paling menyenangkan untuk dibahas, untuk dibicarakan tapi butuh tekad dan usaha kuat untuk dilakukan, amat sangat kuat, konsistensi tingkat tinggi dan keteguhan hati, karena nikmat iman tidak akan didapat tanpa usaha, intinya: tidak ada yang gratis di dunia ini, apapun ada ganjarannya.
Membahas iman dan kebutuhan tidak akan ada habisnya, bagian dari hidup, bagian dari tarikan nafas, jadi ingat sebuah lagu "...walaupun seribu godaan..tak akan mampu..." (aku bahkan tidak ingat ini lagu siapa) dan dalam kenyataannya pun belum mampu menjalankannya. seribu godaan? terlalu..itu terlalu tinggi, satu demi satu godaan menyapa setiap hari, dan amat sangat sulit ditepiskan dan dilewati, kalau saja tidak ada sedikit iman yang dititipkan Allah ini (semoga Ia tetap meneguhkannya di hati) maka aku tidak tahu akan berubah menjadi manusia seperti apa, alangkah sombongnya berfikir aku punya segalanya kalau pada kenyataannya aku tak punya apapun, aku selalu meminta dan meminta, dan Allah selalu memberi dan memberi semua kebutuhanku bahkan yang tidak kuketahui sekalipun, apalagi yang bisa kuminta.
Menyedihkannya diri ini. kalau mengingat masalah meminta, seringkali diri berubah menjadi seperti anak-anak yang kurang akal, kurang sabar dan sempit pemikiran, suka memaksa dan manja, tapi.... kepada siapa lagi memohon kalau tidak kepadaNya?
dengan segala rupa bentuk fisik dan iman manusia, siapapun itu..dia tidak akan bisa mengelakkan arti kata "membutuhkan".
Pada kenyataannya, aku dan makhluk manapun, butuh... yang selalu memberi, yang selalu mendengar, yang selalu menjaga, yang selalu mencintai, yang selalu mengawasi dan yang-yang lainnya.... memberi segala yang dibutuhkan, tak pandang waktu dan suasana, dalam segala musim dan cuaca. pada kenyataannya, dihadapanNya... kita sangat..sangat...sangat.. membutuhkanNya.
Bolehlah siapapun mengelakkannya dengan berbagai cara, tapi bertanyalah pada hati, dengan kejujuran yang penuh, bahwa...aku bukan apa-apa dan tak akan menjadi apapun tanpaNya...subhanallah.
Kalau membahas iman tidak akan ada habisnya, karena aplikasinya akan berlangsung seumur hidup kita, jadi kita jalani proses yang kita pilih dan lihat hasilnya.
berganti lagi cerita kita...disambung lagi nanti...
Kalau membahas iman tidak akan ada habisnya, karena aplikasinya akan berlangsung seumur hidup kita, jadi kita jalani proses yang kita pilih dan lihat hasilnya.
berganti lagi cerita kita...disambung lagi nanti...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar