Diriwayatkan dari sahabat Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu ketika beliau bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang amalan yang dapat memasukkannya ke dalam surga dan menjauhkannya dari neraka, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan tentang rukun iman dan beberapa pintu-pintu kebaikan, kemudian berkata kepadanya: “Maukah kujelaskan kepadamu tentang hal yang menjaga itu semua?”
kemudian beliau memegang lisannya dan berkata: “Jagalah ini” maka aku (Mu’adz) tanyakan: “Wahai Nabi Allah, apakah kita akan disiksa dengan sebab perkataan kita?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Semoga ibumu kehilanganmu! (sebuah ungkapan agar perkataan selanjutnya diperhatikan). Tidaklah manusia tersungkur di neraka di atas wajah mereka atau di atas hidung mereka melainkan dengan sebab lisan mereka.”
(HR. At-Tirmidzi)
Bahaya laten yang bisa saja dihadapi oleh seorang hamba dalam
kehidupan dunia bersumber dari lisannya, untuk itulah, para ulama
mengatakan bahwa sembilan dari sepuluh dosa adalah berasal dari dosa
dosa lisan.
Rasul pun setiap kali mengingatkan seorang hamba yang
melakukan dosa, agar berhati hati dengan lisannya, karena sesungguhnya
lisan itu yang paling cepat melakukan dosa dan kekeliruan.
Lisan berbicara tanpa perhitungan dan kata-kata yang keluar dari anda
tanpa disadari, seperti bergunjing, membuka aib, mengadu domba,
menghina serta mengeluarkan kata-kata kotor dan kata-kata batil yang
dapat menjerumuskan pelakunya ke dalam neraka selama 70 tahun.
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka katakanlah perkataan yang baik atau jika tidak maka diamlah.”(Muttafaqun ‘alaihi)
“Barangsiapa yang mampu menjamin untukku apa yang ada di antara
kedua rahangnya (lisan) dan apa yang ada di antara kedua kakinya
(kemaluan) aku akan menjamin baginya surga.” (HR. Bukhari)
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai
pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati,
semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. Al-Isra: 36)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar