Jumat, 04 April 2014

Blinded by Grief

melangkah pelan
merasakan perlahan
memperhatikan ucapan.
mengusahakan senyum terkembang
berusaha mengerti.

terakhir kali aku melihat bintang berkilau di matamu
dan aku terlupa kapan cahayanya meredup.

apa kamu ragu?
menjangkau rindu mencapai waktu pertemuan
atau kamu kehilangan pegangan?...
waktunya menghentak harap dengan detak rindu yang lebih kencang.
kapan kamu ingat terakhir kali menatap wajah di cermin?
mengoreksi salah yang dikecap raga dari kelalaian alpa ataupun sengaja
melihat ke dinding kamar yang telah kusam sebab jejak debu yang tertinggal.

kamu tergelincir lagi.
salahkah kaki yang tak hati-hati?
atau memang jalan yang tak mulus untuk dilalui?

berhenti mengeluh
istirahatkan hati sejenak
atur tenaga, pompa semangat, kembali bergerak
dan pahami,
semua yang dipinjam akan kembali pada pemiliknya.
lalu kenapa berduka?
semua nikmat mampir sebentar
sekerlip mata, 
maka...jangan terluka oleh dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar