Jumat, 01 November 2013

Dua Nikmat yang Besar

Ibnu Qayyim rahimahullah berkata:
"Pemahaman yang benar dan niat yang baik adalah dua ni'mat yang paling besar yang Allah berikan kepada seorang hamba. Bahkan tidak ada pemberian yang paling utama setelah ni'mat islam dari dua ni'mat tersebut.

Dengan dua ni'mat tersebut seorang hamba akan selamat dari jalannya kaum yang dibenci (yahudi) yang rusak niatnya, dan kaum yang sesat (Nashara) yang rusak pemahamannya.
Ia akan termasuk orang-orang yang diberikan ni'mat yang benar pemahamannya dan baik niatnya. Merekalah yang berada di atas jalan yang lurus yang Allah perintahkan kita untuk selalu memohonNya agar ditunjukki ke jalan tersebut.

Pemahaman yang benar adalah cahaya yang Allah berikan kepada hati seorang hamba. Dengannya ia dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk, al haq dan kebatilan, hidayah dan kesesatan. Dan menjadi dahsyat ketika disertai dengan niat yang lurus, mencari kebenaran dan bertakwa kepada Allah.

Namun niat yang lurus dapat putus bila hawa nafsu diikuti, mengutamakan dunia, mencari pujian manusia dan meninggalkan ketakwaan."
(I'laamul muwaqqi'iin hal 66 tahqiq Raid bin Shabri bin Abi 'Alafah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar