Sabtu, 10 Mei 2014

Destiny

Kita tak bisa menerima dan berhenti begitu saja
Pada kenyataan yang melingkupi hidup
Benar, menerima dan pasrah pada ketetapanNya adalah bagian keimanan
Namun berusaha menjadi lebih baik adalah keharusan
Bukan menjadikan ucapan ''sudah begini takdir saya"; sebagai kekalahan
tapi bentuk tawakal diri bahwa pengetahuan Ilahi meliputi segala sesuatu
pada yang tampak dan tersembunyi
pada apa yang diniatkan dan dilakukan
pada apa yang diangan-angankan hati
bahkan yang digumamkan lisan
Allah tahu segalanya.
Tak bisa kita berpaling dariNya
Tuhan dengan Pengetahuan dan KebijaksanaanNya
mengajarkan kita tentang keadilan pada apa yang kita terima
Mengolah rasa pada apa-apa yang dicintai dan dibenci
Menjadi hasil terbaik dan sesuai dengan rencanaNya
Bukankah kita hidup untuk menyesuaikan diri dengan kehendak Sang Pencipta
Jika ketaatan dan bakti pada seorang ibu disebut kewajaran
karena kerelaan Bunda mengorbankan segalanya demi anak tercinta
Maka, ketaatan pada perintah Ilahi adalah kewajaran yang sangat normal dilaksanakan
karena Dia yang menciptakan kita
Mematikan kita
Lalu menghidupkan kita lagi untuk di adili
Tiada yang mustahil bagiNya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar