Jangan melepaskan ikatan
jangan menciptakan jarak yang terlalu jauh sehingga kamu sendiri tak akan sanggup menyambungnya kembali.
dia, mereka, atau siapapun yang tercela amalannya
hina sikapnya
mungkin membuatmu sedih karena mereka telah menodai indahnya Islam
Kamu bersedih maka itu suatu kewajaran
jika kamu mampu, sampaikan kebenaran itu
jika sulit, doakan kebaikan semoga kemudahan menerangi hati yang sedang buram.
bergurulah pada pengalaman diri sendiri
3, 5 atau 7 tahun yang lalu sebelum hidayah Allah menyentuh hatimu,
sebelum nikmat iman merajai hati,
sebelum manisnya ketaatan membuatmu candu,
siapakah dirimu masa itu?
tidakkah jauh berbeda dengan orang-orang "biasa" disekelilingmu?
apa rasa hatimu saat seseorang menasihatimu?
marahkah? merasa digurui? atau kamu berpaling dengan segunung keegoan hati?
jika yang memberimu nasihat kebenaran pernah bersabar atasmu
maka bersabarlah pada siapapun yang kamu nasihati
tarik ulur jarak dan waktu sebaik mungkin.
ada masa mengencangkan ikatan,
ada masa memberi kelonggaran,
namun jangan putuskan tali itu, seperti layang-layang
pegang erat talinya dalam genggaman
sebagai penghubung kebaikan dan pengharapan agar tak terputus oleh perbedaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar