Mendadak sunyi menyergap hati Lalu kesadaran muncul saat kenyataan menyingkap kebenaran
Ada hati yang terbasuh noda kebencian
Ingin kubantu hapus secepat ia datang
Tapi nafsu membakarnya dengan prasangka
Yang tersisa, hanya hati yg porak-poranda oleh badai duka
Bagaimana kutenangkan sementara hatiku pun sama muramnya?
Akhirnya aku hanya berdiri diantara sunyi dan badai yg mereda
Berusaha memaknai segalanya sebagai pelajaran
Meski sunyi masih menyapa, tetap sama...